Senin, 16 Desember 2013



Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Program Studi Diploma Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juni 2012

Abstrak
HUBUNGAN SANITASI SARANA AIR BERSIH DAN JAMBAN DENGAN KEJADIAN DIARE DI DESA GUNUNG LURAH KECAMATAN CILONGOK KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2012
XVIII +109 halaman: gambar, tabel, lampiran

Sarana air bersih dan jamban yang tidak memenuhi syarat kesehatan berpotensi menyebabkan tercemarnya air, tanah serta menjadi tempat bersarang vektor penyakit. Dua faktor tersebut penyebab timbulnya penularan berbagai macam penyakit saluran pencernaan, diantaranya penyakit diare. Data Puskesmas I Cilongok  berkaitan dengan jumlah penderita diare, diketahui bahwa Desa Gunung Lurah merupakan desa dengan penderita diare tertinggi yaitu tahun 2009 (183 orang), 2010 (125 orang) dan 2011 (159 orang). 
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan sanitasi sarana air bersih dan jamban dengan kejadian diare di Desa Gunung Lurah Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas Tahun 2012.
Jenis penelitian ini adalah Analisis Inferensial (uji hipotesis) dengan pendekatan Case Control. Populasi dalam penelitian ini yaitu populasi kasus dan populasi kontrol. Sampel penelitian ini yaitu sampel kasus seluruh populasi sebanyak 20 dan kontrol sebanyak 20. Variabel terikat adalah kejadian diare sedangkan variabel bebasnya sanitasi sarana air bersih dan jamban. Analisis data menggunakan uji Chi Square (X2), Odds Ratio(OR) dan Koefisien Asosiasi (Phi).
Hasil penelitian kondisi sanitasi sarana air bersih kelompok kasus  sebanyak 18 unit (90%) dan pada kelompok kontrol sebanyak 10 unit (50%) sanitasi sarana air bersih dengan tingkat risiko tinggi. Kondisi sanitasi jamban kelompok kasus18 unit (90%) dan pada kelompok kontrol sebanyak 11 unit (55%) sanitasi jamban dengan tingkat risiko tinggi. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara sarana air bersih (X2=5,833; p=0,016; OR= 9,00 (95% CI=1,638-49,446);  Phi=0,436) dan jamban (X2=4,514; p=0,034; OR=7,364 (95% CI=1,377-40,548); Phi=0,392) dengan kejadian diare di Desa Gunung Lurah Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas Tahun 2012.
Simpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan sanitasi sarana air bersih dan jamban dengan kejadian diare. Saran kepada masyarakat diharapkan memperbaiki sanitasi sarana air bersih dengan perbaikan pipa/selang penyalur air dan untuk jamban diadakan jambanisasi misalnya dengan cara arisan jamban sehingga masyarakat dapat memiliki jamban yang memenuhi syarat kesehatan.

Daftar Bacaan
:  42 (1990-2012)
Kata Kunci
:  sanitasi, sarana air bersih, jamban, diare
Klasifikasi
Full text
: -

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar