Senin, 31 Oktober 2016

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Program Studi Dioloma III Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2016

Abstrak
Septian Indra Manto (septianindra190@gmail.com)
TINJAUAN KANDUNGAN BAKTERI E.coli PADA SUSU KEDELAI DI PASAR KLIWON KARANG LEWAS TAHUN 2016
XIII + 43 halaman : gambar, tabel, lampiran

Susu kedelai merupakan salah satu hasil dari olahan kedelai. Susu kedelai memenuhi pangsa pasar menengah sampai bawah karena kandungan yang tidak kalah dengan susu hewani dan harga relatif lebih murah. Selama ini pengawasan dan pemeriksaan bakteri E.coli pada susu kedelai sangat jarang dilakukan oleh pihak tekait (BPOM). Tujuan dari penelitian ini untuk mengukur kandungan bakteri E.coli pada susu kedelai di Pasar Karang Lewas.  
Jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian deskriptif, dilakukan dengan cara observasi. Data diolah secara deskriptif dengan analisis tabel untuk menggambarkan bakteri E.coli pada susu kedelai di Pasar Karang Lewas.
Hasil pemeriksaan menunjukkan kandungan bakteri E.coli pada 8 sampel yang diperiksa yaitu 4 sampel dinyatakan memenuhi standar yakni 0 koloni/ml dan 4 lainnya tidak memenuhi standar yaitu, masing-masing sampel 75 koloni/ml,20 koloni/ml,23 koloni/ml, 4 koloni/ml). Standar yang digunakan adalah Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia Nomor HK.00.06.1.52.4011 Tentang Penetapan Batas Maksimum Cemaran Mikroba Dan Kimia Dalam Makanan Tahun 2009. Produsen sebaiknya menjaga kebersihan ruangan produksi untuk mengurangi terjadinya kontaminasi dan penjamah sebaiknya menggunakan APD yang sesuai. Dinas terkait, seperti BPOM,Dinas Kesehatan dan Puskesmas
sebaiknya melakukan pelatihan pengolahan pangan yang baik kepada pengusaha makanan di pedesaan.

Daftar Bacaan : 20 (1987 – 2012)
Kata Kunci     : Susu kedelai, Bakteri E.coli
Klasifikasi       : -
Full Text

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar