Jumat, 28 Oktober 2016

Kementerian kesehatan Republik Indonesia
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang 
Jurusan Kesehatan Lingkungan 
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan 
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2016 

Abstrak
Nur Amalia
PENGARUH BERBAGAI DOSIS TAWAS TERHADAP KEKERUHAN AIR SUMUR GALI DI DESA DUKUHLO RT 1 RW 6 KEC. LEBAKSIU KAB. TEGAL TAHUN 2016 
xv + 5 halaman, tabel, gambar, lampiran

Air merupakan salah satu kebutuhan pokok hidup manusia dan makhluk hidup lainnya, bahkan dalam tubuh manusia hampir 70% berat badan terdiri dari unsur air. Permasalahan yang timbul dalam pemenuhan penyediaan air bersih adalah kualitas air tanah yang digunakan masyarakat kurang memenuhi syarat sebagai air bersih. Oleh karena itu setiap air bersih yang digunakan harus memenuhi syarat kualitas air bersih salah satunya yaitu air tidak berwarna atau tidak keruh. 
Metode yang dapat digunakan untuk mengurangi kekeruhan adalah dengan pemberian tawas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis tawas 10 mg/l, 20 mg/l, 30 mg/l, 40 mg/l terhadap penurunan kekeruhan air sumur gali. Jenis penelitian ini adalah Pre Experiment dengan pendekatan Pre and Post Test Design Non Randomized. Jumlah populasi sebanyak tiga sumur gali dengan kualitaqs air keruh dan jumlah sampel sebanyak satu sumur gali dengan kualitas air keruh. Pengumpulan data dilakukan dengan pemeriksaan kekeruhan di laboratorium. Data disajikan dalam bentuk narasi terstruktur dan tabel. Analisis data menggunakan uji statistik ANOVA untuk menguji perbedaan mean dari beberapa kelompok (perbedaan efisiensi dosis tawas 10 mg/l, 20 mg/l, 30 mg/l, 40 mg/l). 
Hasil penelitian menunjukkan kekeruhan air sumur gali setelah perlakuan dengan dosis 10 mg/l rata-rata 12,6 NTU, 20 mg/l rata-rata 9,6 NTU, 30 mg/l rata-rata 9 NTU, 40 mg/l rata-rata 6,5 NTU. Nilai pH air sumur gali setelah perlakuan rata-rata 4,3-5,6. Suhu air sumur gali setelah perlakuan rata-rata 27,60C-28,160C. Hasil uji ANOVA menunjukkan ada perbedaan signifikan berbagai dosis tawas dalam menurunkan kekeruhan air sumur gali, dengan nilai signifikan = 0,012 < 0,05 (nilai α). Kesimpulan ada pengaruh yang signifikan terhadap pemberian tawas dalam menurunkan kekeruhan air sumur gali pada pemberian tawas dengan dosis 20 mg/l dengan hasil kekeruhan rata-rata 9,6 NTU. Pemilik air sumur gali dengan kualitas air keruh dapat menerapkan hasil penelitian ini untuk mengurangi kekeruhan air sumur gali, dengan cara mencampurkan tawas dalam air, aduk terus pastikan tawas larut dalam air, yang selanjutnya masukkan larutan tawas ke dalam air sumur gali. 

Daftar bacaan : 23 (1987-2014)
Kata Kunci : kekeruhan, tawas, air sumur gali
Klasifikasi : -
Full text

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar