Jumat, 28 Oktober 2016

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2016

Abstrak
Noviana Limastuti (novianalimas@gmail.com)
STUDI HYGIENE SANITASI DAN KEBERADAAN BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS PADA AYAM GORENG TEPUNG (KENTUCKY) DI PASAR KLIWON KECAMATAN PURWOKERTO BARAT KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2016
xvi + 77 halaman, gambar, tabel, lampiran

Setiap bahan pangan selalu megandung mikroba yang jumlah dan jenisnya berbeda. Salah satu jenis mikroba yang banyak terdapat dalam bahan pangan adalah bakteri Staphylococcus aureus. Pangan yang sering tercemar oleh Staphylococcus aureus adalah daging unggas. Di Pasar Kliwon Kecamatan Purwokerto Barat terdapat pedagang ayam goreng tepung yang berjumlah 7 dan sebagian besar pedagang kurang  memperhatikan personal hygiene penjamah, sanitasi tempat pengolahan, dan peralatan.
Metode penelitian untuk mengetahui hygiene sanitasi dan keberadaan bakteri Staphylococcus aureus pada ayam goreng tepung (Kentucky) di Pasar Kliwon Kecamatan Purwokerto Barat Kabupaten Banyumas Tahun 2016. Jenis penelitian deskriptif dengan maksud menjelaskan gambaran keadaan hygiene sanitasi pengolahan ayam goreng tepung, perilaku penjamah (pedagang) ayam goreng tepung, tempat pengolahan, peralatan dan keberadaan Staphylococcus aureus pada ayam goreng tepung yang di jual di Pasar Kliwon
Kecamatan Purwokerto Barat Kabupaten Banyumas. Cara pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan pemeriksaan laboratorium.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hygiene sanitasi pegolahan ayam goreng tepung memperoleh nilai rata-rata 68,37% dengan kategori baik. Personal hygiene semua pedagang dalam kategori kurang baik dengan hasil rata-rata 35,60%. Sanitasi tempat pengolahan dalam kategori sangat baik dengan kisaran nilai 87,50%-100% dan sanitasi peralatan dengan nilai rata-rata 78,12% dalam kategori sangat baik. Pemeriksaan Staphylococcus aureus pada ayam goreng tepung memperolah hasil rata-rata 9 koloni/gram, maka keberadaan Staphylococcus aureus pada ayam goreng tepung masih memenuhi syarat. Hygiene sanitasi pedagang ayam goreng tepung di Pasar Kliwon Kecamatan Purwokerto Barat masih kurang terutama pada penjamah makanan, tempat pengolahan dan peralatan. Untuk mengatasi masalah tersebut
hendaknya penjamah makanan diharuskan memakai APD (Alat Pelindung Diri), peralatan disimpan pada tempat bebas pencemar dan penyimpanan ayam goreng tepung harus tertutup agar tidak terjadi kontaminasi makanan dari debu maupun kotoran.

Daftar Bacaan : 21 (1992-2014)
Kata Kunci : Hygiene Sanitasi, Ayam Goreng Tepung
Full text

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar