Selasa, 25 Oktober 2016

Profil Perpustakaan K7



I  PENDAHULUAN

A.   PENGANTAR
Perpustakaan di dalam perguruan tinggi pada umumnya merupakan sistem Integrasi. Selain perpustakaan induk bisa terdapat perpustakaan tingkat fakultas atau bahkan pada tingkat departemen atau unit kerja lainnya. Tetapi dengan alasan efisiensi semuanya berada dalam satu organisasi. Perpustakaan fakultas atau departemen biasanya menjadi cabang dari perpustakaan induk. Dengan infrastruktur jaringan kampus dan perangkat lunak aplikasi perpustakaan terintegrasi, manajemen dan operasionalperpustakaan dapat dilakukan dengan lebih mudah dan efisien.
Perpustakaan perguruan tinggi (PT) sebagai perpustakaan akademik telah dan akan terus memainkan peran yang sangat penting dalam kehidupan suatu perguruan tinggi. Sebagai pusat informasi perpustakaan memperoleh tempat utama dan sentral karena perpustakaan melayani semua fungsi perguruan tinggi. Untuk menjalankan fungsi tersebut, perpustakaan menyediakan layanan yang bersifat mendasar dan mutlak. Perpustakaan merupakan instrumen dinamis pendidikan, bukan gudang buku yang dilengkapi dengan ruang baca. Pelayanan yang diberikan akan mempengaruhi keseluruhan program perguruan tinggi, dan tanpa itu berarti penundaan berfungsinya perguruan tinggi sebagai pusat pembelajaran dan penelitian.
Perpustakaan terpadu kampus 7 Purwokerto adalah Sub. Unit Pelaksana Teknis Bidang Perpustakaan yang berada di bawah naungan Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang. Sebagai Sub Unit penunjang, eksistensinya sangat vital dan menjadi bagian integral dari Politeknik Kesehatan Kemenkes semarang teruama dalam memenuhi Tri Dharama Perguruan tinggi.
Penyelenggaraan perpustakaan terpadu kampus 7 Purwokerto berpedoman pada tupoksinya dalam mendukung pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi yaitu, pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat melalui pemberian layanan sumber informasi secara cepat, tepat, padat dan kaya informasi. Kaya informasi adalah sumber bahan pustaka yang menjadi koleksi perpustakaan terpadu kampus 7 Purwokerto setelah mengalami proses pengumpulan, seleksi, pengolahan, pelayanan dan penyebaran.

B.    SEJARAH SINGKAT
Sejarah selalu lahir bersama dengan lahirnya Institusi pendidikan. Perpustakaan terpadu kampus 7 Purwokerto berdiri bersama dengan berdirinya program pendidikan D-I Sekolah Pembantu Penilik Hygiene (SPPH) tanggal 1 Januari 1979. Dalam perkembangannya selanjutnya pada tanggal 13 Januari 1988 ditunjuk untuk menyelenggarakan pendidikan Diploma III (D-III). Berdasarkan Kepmenkes dan Kesos hingga pada tahun 2008 No. 298/Menkes Kesos/SK/IV/2001 bergabung menjadi satu dengan Akademi milik Depkes yngb lain di Jawa Tengah dan bernaung dibawah Institusi baru yang bernama Politeknik Kesehatan Depkes Semarang. Tahun 2006 bergabunglah Program Studi Diploma III (D-III) Kebidanan dan pada tahun 2008 bergabung pula Program Studi Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi.  Pada saat itu pula perpustakaan di masing-masing Program Studi di gabung, sehingga menjadi Perpustakaan Terpadu. Saat ini perpustakaan kampus 7  merupakan bagian penunjang akademik bagi  DIII dan DIV Kesehatan Lingkungan  Purwokerto DIII KebidananPurwokerto dan  DIII Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi.
Dari segi koleksi, perpustakaan selalu membina koleksinya agar mampu memenuhi kebutuhan pemakai baik untuk kepentingan pendidikan, pengajaran, penelitian maupun pengabdian masyarakat. Koleksi yang dibangun bukan hanya dari kuantitas, namun juga jenis macam dan kualitas koleksi.  Sebagai sarana penelusuran telah tersedia Catalog on-line
Dengan semakin bertambahnya koleksi, sarana dan prasarana dan pegawai, perpustakaan bertekad untuk memberikan pelayanan prima kepada para pemustaka. Di samping itu perpustakaan bertekad untuk mencapain visi-nya, yaitu untuk menjadi pusat informasi, penelitian, pendidkan dan pengabdian masyarakat.

C.    VISI DAN MISI
Visi yang dibangun perpustakaan adalah menjadi perpustakaan perguruang tinggi yang unggul dalam pengembangan ilmu dan mandiri
Misi yang di emban adalah
1.    Mengembangkan dan meningkatkan kualitasn pengelolaan dan pelayanan koleksi
2.    Memaksimalkan sumber daya perpustakaan dalam mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi
3.    Menumbuhkan  budaya baca dan menanamkan pondasi literasi informasi
4.    Membangun kerjasama bidang informasi dan keperpustakaan
5.    Melestarikan dan merawat bahan pustaka

D.   FUNGSI, TUGAS POKOK DAN TUJUAN PERPUSTAKAAN
Perpustakaan terpadu kampus 7 Purwokerto Poltekkes Kemenkes Semarang sebagai perpustakaan perguruan tinggi pada umumnya mempunyai peran dan fungsi penting antara lain :
1.    Sebagai pusat ilmu pengetahuan dan pembelajaran (library centered teaching).
2.    Sebagai pusat penelitian literature (library research).
3.    Sebagai pusat rekreasi cultural dengan menyediakan bahan bacaan ringan/ilmiah populer dan karya fiksi (library recreation).
4.    Sebagai sumber inspirasi.
5.    Sebagai pusat penelitian ilmiah.
Tugas pokok perpustakaan adalah menghimpun, mengolah, menyimpan dan melestarikan sumber informasi
Adapun tujuan perpustakaan adalah :
1.    Memenuhi keperluan informasi masyarakat perguruan tinggi baik staff pengajar, mahasiswa maupun tenaga administrasi
2.    Menyediakan bahan pustaka rujukan
3.    Menyediakan ruangan belajar yang nyaman dan kondusif
4.    Menyediakan jasa pinjaman yang tepat guna bagi berbagai jenis bahan pustaka


E.    STRUKTUR ORGANISASI
      Penanggung jawab :  Suklejo Rusmanto, A.Md
      Administrasian       :  Drs. Adi Sumarsono
      Pengolahan             : Sawono, A.Md 
      Sirkulasi                  :  Siti Nurwendah, A.Ma


   
F.    GEDUNG
Perpustakaan terpadu kampus 7 Purwokerto Poltekkes Kemenskes Semarang adalah sebuah gedubg dengan luas 355,5 m dengan rincian tata ruang sebagai berikut :
1.    Rak penitipan tas/jaket
2.    Ruang pimpinan
3.    Ruang sirkulasi
4.    Ruang baca
5.    Ruang teks books
6.    Ruang refferensi
7.    Ruang skripsi/karya tulis ilmiah (KTI)
8.    Ruang pengolahan
9.    Gudang / toilet karyawan
10. Toilet pemustaka

II  KOLEKSI

A.   PROFIL KOLEKSI
Koleksi perpustakaan terpadu kampus 7 Purwokerto Poltekkes Kemenkes Semarang terdiri dari koleksi buku, journal, skripsi/KTI, laporan penelitian, surat kabar  dll. Sebagaian dari koleksi tersebut sebagain tercetak dan printed electronik atau digital meliputi Peraturan Perundang-undangan dan buku.
Jumlah keseluruhan koleksi adalah :
1.    Buku                                   :  3.373 judul
2.    Skripsi/KTI                         :  2.104 judul
3.    Cd-Rom                              :  8 judul
4.    Laporan penelitian               :  4 judul
5.    Majalah                               :  7 judul
6.    Journal                                :  8 judul
7.    Surat kabar/koran               :  3 judul

B.    PENGADAAN KOLEKSI
Dalam melakukan pengadaan koleksi, perpustakaan melakukan kegiatan analisa kebutuhan pemakai, menentukan kebijakan seleksi dan menyeleksi buku-buku yang diadakan. Seleksi dilakukan melibatkan peran berbagai pihak seperti pimpinan, dosen maupun mahasiswa. Pengadaan bahan pustaka diperoleh melalui pembelian, hadiah dan sumbangan.

C.    ORGANISASI KOLEKSI
Koleksi perpustakaan di kelompokan ke dalam beberapa jenis, yaitu koleksi teks books, refferensi, skripsi karya tulis ilmiah, majalah, journal, laporan penelitian serta koleksi digital.
1.    Koleksi teks books
Adalah koleksi yang dilayankan kepada pemustaka untuk dibaca, di foto kopi dan dipinjamkan
2.    Koleksi refferensi
Koleksi refferensi adalah koleksi yang dijadikan sumber rujukan atau disebut juga koleksi acuan. Contoh : kamus, ensiklopidia,indeks, buku panduan, bibliografi, undang-undang. Koleksi ini hanya dilayankan untuk dibaca dan di foto kopi, tidak bisa dipinjamkan kepada pemustaka.
3.    Koleksi tandon
Koleksi tandon tidak adalah koleksi yang banyak dipakai pemustaka, sehingga penempatannya ada di ruang khusus hanya bisa dibaca atau di foto kopi tidak untuk dipinjamkan

D.   SEKILAS TENTANG KLASIFIKASI
Koleksi yang dimiliki sebuah perpustakaan perguruan tinggi memilik variasi judul dan subyek yang sangat kompleks. Maka klasifikasi dilakukan dalam rangka mempermudah penelusuran (search) sebuah informasi dalam gudang koleksi. Klasifikasi dilakukan dengan prinsip dasar temu kembali informasi pada sebagaian koleksi secara potensial paling relevan dengan kebutuhan informasi yang dicari. Oleh karena itu, mengklasifikasikan juga dapat diartikan mengelompokan bahan perpustakaan yang memiliki kesamaan ciri tersebut. Klasifikasi juga dapat dipahami fungsinya sebagai sarana penyusunan koleksi di rak, sehingga susunan koleksi berdasarkan klasifikasi disusun berdasarkan kelompok subyek, kelas klasifikasi dan kode lainnya menjadi satu kesatuan yang dinamakan nomor panggil (call number).
Klasifikasi yang diterapkan di perpustakaan terpadu kampus 7 purwokerto adalah menggunakan DDC (dewey Decimal Clafisication). Hal penting lainnya dalam klasifikasi adalah adanya notasi yang akan membagi subyek lebih lanjut. Masing-masing buku di beri label pada punggung buku yang menunjukan koleksi penempatan buku tersebut.

III LAYANAN

A.   SISTEM LAYANAN
Sistem layanan yang dipakai perpustakaan terpadu kampus 7 Purwokerto, adalah sistem terbuka (open acces), dimana pengunjung perpustakaan bisa secara langsung menuju ke ruang koleksi dengan leluasa mencari dan memilih buku yang di inginkan baik untuk dibaca di tempat, di foto kopi maupun di pinjam.fflain.
Namun perlu dipahami oleh segenap pemustaka, bahwa layanan perpustakaan ini terintegrasi dengan sistem layanan berbasis komputer offlain. Sehingga setiap pengunjung diharapkan selalu memasukan data identitas melalui komputer kunjungan yang tersedia di pintu masuk perpustakaan.

B.    JAM LAYANAN
Perpustakaan buka setiap hari jam kerja Senin – Jum’at dengan jam layanan sebagai berikut :
Senin – Jum’at                      :  08.00   -   15.30
Istirahat layanan
Senin – Kamis                       :  12.00   -   13.000
Jum’at                                      :  11.30   -   13.00

C.    JENIS LAYANAN
Guna menunjang kepuasan pemakai dalam menelusur berbagai informasi, perpustakaan perpustakaan menyediakan layanan sebagai berikut :
1.    Layanan administrasi
Layanan administrasi dikategorikan 2 jenis, yaitu adminitrasi persuratan dan administrasi keanggotaan
Adminstrasi persuratan diantaranya adalah :
a.    Administrasi surat keluar dan masuk
b.    Administrasi surat pengantar
c.     Administrasi surat keterangan bebas pustaka
2.    Layanan sirkulasi
Layanan yang diberikan kepada pemustaka dalam bentuk penjaman, pengembalian dan perpanjangan koleksi. Pemustaka wajib melakukan absensi terlebih dahulu. Pastikan setelah memasukan NIM, layar komputer sudah menunjukan proses absensi selesai.
a.    Prosedur peminjaman
b.    Prosedur pengembalian
c.     Prosedur perpanjangan
3.    Layanan refferensi
Layanan refferensi (rujukan) disediakan untuk membantu setiap pemustaka dalam mencari informasi khusu yang bisadi rujuk pada koleksi refferensi. Ada 2 macam jenis koleksi rujukan, yaitu tercetak dan digital. Dengan layanan ini pemustakadapat mengajukan permintaan bantuan kepada petugas referensi, selanjutnya petugas akan menindak lanjuti sesuai dengan permintaan dan kebutuhan pemustaka. Ada 2 jenis layanan rujukan yang diberikan yaitu,
a.    Layanan rujukan cepat
b.    Layanan pemakai sumber rujukan
4.    Layanan pembaca yaitu layanan yang diberikan petunjuk dan pemandu pemakai perpustakaan dalam menggunakan koleksi serta fasilitas perpustakaan.
5.    Layanan digital library
6.    Layanan abonemen
Sebagai perwujudan layanan kepada masyarakat umum, perpustakaan membuka layanan abonemen, yaitu layanan bagi non anggota perpustakaan kampus 7 Purwokerto untuk berkunjung dan mengakses informasi di perpustakaan. Prosedur layanan-nya adalah
a.    Lapor kepada petugas
b.    Mengisi daftar hadir
c.     Menyerahkan biaya abonemen.
7.    Layanan foto kopi, pemustaka harus menghungbungi petugas

IV PENELUSURAN INFORMASI

Yang dimaksud penelusuran informasi adalah, kegiatan menelusur kembali seluruh atau sebagian informasi yang pernah di tulis atau diterbitkan melalui sarana temu kembali informasi yang tersedia. Sedangkan strategi penelusuran adalah, penelusuran yang menggunakan kata kunci (keyword), jenis bahan pustaka dan lokasi perpustakaan. Dengan strategi penelusuran ini di harapkan penelusur (user), bisa menemukan dokumen atau informasi yang diperlukan secara cepat dan tepat/relevan.
Sarana temu kembali informasi yang ada di perpustakaan terpadu kapus 7 Purwokerto adalah berbasis database online internet adalah melalui jaringan database online maupun berbagai jenis search engine yang bisa dimanfaatkan di internet (E-library)

V PERATURAN DAN TATA TERTIB PERPUSTAKAAN

A.      KEANGGOTAAN
1.    Anggota biasa
a.    Semua mahasiswa, staf pengajar, karyawan kampus 7 purwokerto yang telah terdaftar
b.    Keanggotaan berlaku selama yang bersangkutan tercatat sebagai mahasiswa, staf pengajar dan karyawan
c.     Mahasiswa, staf pengajar dan karyawan harus melakukan aktivasi keanggotaan
d.    Keanggotaan tidak berlaku bila :
§  Anggota (mahasiswa) keluar atau telah lulus dari Poltekkes Kemenkes Semarang
§  Anggota (mahasiswa) mengajukan cuti akademik
§  Anggota staf pengajar dan karyawan pindah atau telah purna tugas
2.    Anggota luar biasa
a.    Mahasiswa non kampus 7 Purwokerto, pegawai instansi lain dan masyarakat yang mengajukan permohonan kunjungan
b.    Keanggotaan berlaku hanya pada saat berkunjung di perpustakaan
3.    Hak anggota
a.    Anggota bisa memiliki hak penuh untuk memanfaatkan semua layanan dan fasilitas perpustakaan
b.    Anggota luar biasa hanya memiliki hak membaca dan atau mem-foto kopi koleksi

B.    SYARAT  PRNDAFTARAN DAN AKTIFASI
1.    Mahasiswa baru
a.    Mengisi formulir anggota
b.    Menyerahkan pas photo 3X4 : 2 lembat
c.     Administrasi Rp 20.000,-
2.    Anggota luar biasa
a.    Mengisi buku kunjungan
b.    Menyerahkan identias diri yang masih berlaku selama kunjungan
c.     Membayar restribusi Rp 2.000

C.    SANGSI
1.    Bagi peminjam yang terlambat mengembalikan buku sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan, dikenakan denda sebesar Rp 500,- per hari untuk setiap buku
2.    Merusak atau menghilangkan buku perpustakaan harus mengganti dengan buku yang sama, atau mengganti buku yang lain yang ditentukan oleh pihak perpustakaan.
3.    Apabila anggota atau pengunjung kedapatan membawa keluar koleksi perpustakaan tanpa prosedur maka akan dicabut hakny sebagai keanggotaan dan di laporkan ke Institusi
4.    Pelanggaran atas tatatertib perpustakaan lainnya akan dikenakan sangsi administrasi maupun akademik

D.    KETERANGAN BEBAS PUSTAKA
1.    Surat keterangan dari perpustakaan yang menyatakan bahwa anggota sudah tidak memiliki pinjaman buku atau urusan administrasi dengan perpustakaan.
2.    Keterangan bebas pustaka wajib dimintakan ke perpustakaan untuk keperluan :
a.    Mendaftar wisuda
b.    Ijin cuti kuliah
c.     Pindah/keluar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar