Rabu, 16 April 2014

STUDI PENERAPAN HYGIENE SANITASI MAKANAN DI KERETA API

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 
Politeknik Kesehatan KemenKes Semarang 
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan 
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2010

Abstrak
Umi Handayani ( Cumee78@yahoo.co.id )
STUDI PENERAPAN HYGIENE SANITASI MAKANAN DI KERETA API PURWOJAYA DAOP V PURWOKERTO TAHUN 2010 
xix + 96 halaman: gambar, tabel, lampiran

Makanan merupakan faktor yang penting bagi kehidupan manusia. Banyak kasus keracunan makanan yang terjadi disebabkan dari pengelolaan makanan yang tidak saniter. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengelolaan makanan di kereta Api Purwojaya DAOP V Purwokerto, mengetahui kondisi fasilitas sanitasi pengelolaan makanan di Kereta Api Purwojaya DAOP V Purwokerto, mengetahui kondisi Hygiene makanan di Kereta Api Purwojaya DAOP V Purwokerto, mengetahui sendok makan yang digunakan memenuhi syarat kualitas kesehatan yaitu ALT=100 koloni/cm2
atau tidak memenuhi syarat. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Pengumpulan data
dilakukan observasi, wawancara dan pengukuran. Observasi dilakukan dengan menggunakan checklist. Wawancara dilakukan dengan menggunakan questioner dilakukan kepada Manager Operasional DAOP V Purwokerto dan penjamah makanan di Kereta Api Purwojaya DAOP V Purwokerto. Pengukuran yang dilakukan antara lain pemeriksaan Salmonella, pewarna, uji usap alat sendok makan, pengukuran suhu, kelembaban dan pencahayaan.
Hasil observasi dan wawancara pada pengelolaan makanan yang meliputi 6 Prinsip HSMM adalah 74%, termasuk dalam kriteria cukup. Kondisi fasilitas sanitasi yang belum memenuhi syarat adalah pada saluran pembuangan limbah, tempat cuci tangan dan tempat cuci peralatan. Hasil pemeriksaan Salmonella pada nasi goreng adalah negatif. Hasil pemeriksaan pewarna pada saus yang digunakan sebagai penambah rasa pedas dalam nasi goreng adalah pewarna sintetis yang diperbolehkan. Hasil pemeriksaan uji usap alat makan adalah untuk sampel kode III a ALT (Total Plate Count) sebanyak 9.400 koloni/cm2, sampel kode III b ALT (Total Plate Count) sebanyak 11.900 koloni/cm2, sampel kode III c jumlah ALT (Total Plate Count) sebanyak 10.650 koloni/cm2, sehingga tidak memenuhi syarat.  Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh simpulan bahwa, pengelolaan makanan di kereta Api Purwojaya DAOP V Purwokerto yang meliputi 6 Prinsip HSMM adalah termasuk dalam kriteria cukup (74%). Maka sebaiknya  perlu diwaspadai pada 6 Prinsip HSMM, dengan melakukan berbagai upaya pengendalian ke arah pengelolaan makanan yang saniter.

Daftar bacaan  : 25 (1986-2009)
Kata kunci       : Sanitasi makanan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar