Rabu, 03 Oktober 2018

DESKRIPSI JUMLAH Escherichia coli PADA DEPOT AIR MINUM TIDAK BERIJIN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS 1 TAMBAK KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2018

                                                                                             Health Polytechnic Kemenkes of Semarang
                                                                                     Departement Health of Environment Purwokerto
                                                                            Program Study Diploma of III Health of Environment
                                                                                                                   Karya Tulis Ilmiah, Mei 2018

Abstrak
Amelia Yunita (amelia.bonita.4@gmail.com)
DESKRIPSI JUMLAH Escherichia coli PADA DEPOT AIR MINUM TIDAK BERIJIN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS 1 TAMBAK KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2018
XVI + 89 halaman: gambar, tabel, lampiran

Setiap produsen pada Depot Air Minum (DAM) wajib untuk menjamin air minum yang diproduksi aman bagi kesehatan. Untuk menjaga kualitas air minum agar aman dikonsumsi oleh masyarakat harus terjamin hygiene sanitasinya, yang meliputi tenaga kerja atau pengelola DAM yang sehat dan berperilaku bersih dan sehat, air baku berasal dari sumber air yang bersih, kualitas air minum yang sehat dan aman
Jenis penelitian deskriptif untuk memeriksa kualitas air minum dan mendiskripsikan tentang hygiene sanitasi pengelolaan air minum pada DAM di wilayah kerja Puskesmas 1 Tambak Kabupaten Banyumas.
Hasil penelitian menunjukkan kualitas mikrobiologi air minum pada DAM di wilayah kerja Puskesmas 1 Tambak sebanyak 40% tidak terkontaminasi oleh bacteri E.coli dan 60% yang terkontaminasi oleh bakteri E.coli, kualitas fisik air minum pada DAM di wilayah kerja Puskesmas 1 Tambak telah memenuhi syarat secara fisik yaitu tidak berwarna tidak berbau dan tidak berasa, sumber air yang digunakan pada DAM di wilayah kerja Puskesmas 1 Tambak berasal dari sumur bor, sumur gali dan pamsimas, cara pengolahan air di DAM di wilayah kerja Puskesmas 1 Tambak menggunakan UV ada 60% dan menggunakan UV dan RO 40%, kondisi sanitasi DAM di wilayah kerja Puskesmas 1 Tambak 100% dengan kategori tidak memenuhi syarat.
Disarankan Pemilik DAM memeriksakan sampel air minum isi ulang secara rutin setiap 1 bulan sekali, pemilik DAM harus memperhatikan hygiene sanitasi DAM, mengajukan permohonan izin usaha sesuai dengan ketentuan yang diterbitkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, pengelola DAM yang terlibat langsung perlu untuk memeriksakan kesehatan secara berkala, DKK Banyumas perlu meningkatkan penyuluhan hygiene sanitasi kepada masing-masing DAM sehingga produk air minum isi ulang terjamin kualitasnya dan meningkatkan pembinaan dan pengawasan pengelolaan DAM secara rutin.

Daftar bacaan : 42 (1981-2015)
Kata kunci      : Escherichia coli, Depot Air Minum
Klasifikasi      : -
Fulltext

Tidak ada komentar:

Posting Komentar