Kamis, 27 September 2018

STUDI HYGIENE SANITASI PEMBUATAN TAHU DI HOME INDUSTRI TAHU DESA REMPOAH KECAMATAN BATURRADEN KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2018

Politeknik Kesehatan Semarang
Jurusan Kesehatan Lingkungan
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Mei 2018

ABSTRAK
Nugroho Adhi Pradana (nadhip97@gmail.com)
STUDI HYGIENE SANITASI PEMBUATAN TAHU DI HOME INDUSTRI TAHU DESA REMPOAH KECAMATAN BATURRADEN KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2018
xviii+ 127 halaman : tabel, gambar, lampiran.

Makanan merupakan faktor yang sangat penting dalam kehidupan manusia, karena makanan sebagai sumber tenaga bagi tubuh dan kebutuhan dasar bagi pertumbuhan manusia. Makanan yang dikonsumsi bukanlah hanya sekedar memenuhi gizi danmempunyai bentuk yang menarik, tetapi juga makanan harus aman dalam arti tidak mengandung mikroorganisme dan bahan-bahan kimia yang dapat menyebabkan penyakit (Nur Cahyani, 2011, h.1). Kasus penyakit bawaan makanan (foodborne disease) dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut antara lain kebiasaan mengolah makanan secara tradisional, penyimpanan dan penyajian yang tidak bersih dan tidak memenuhi persyaratan hygiene (Fathonah S, 2005) (Fajriansyah, 2017, h.14).
Tujuan penelitian: ini adalah mendeskripsikan gambaran hygiene sanitasi pembuatan tahu pada home industri tahu di Desa Rempoah Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas Tahun 2018.
Metode penelitian: observasional deskriptif. Pengumpulan data dengan data primer diperoleh dari hasil observasi dan wawancara kepada pemilik dan pekerja di industri tahu serta uji laboratorium terhadap hasil produksi tahu di Desa Rempoah, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas yang dilakukan di Laboratorium Kesehatan Masyarakat Kabupaten Banyumas, serta data sekunder sekunder diperoleh dari pemilik industri tahu di Desa Rempoah, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas.
Hasil penelitian: menunjukan penilaian sanitasi pada proses pemilihan bahan makanan, pengangkutan makanan dan bahan makanan memenuhi syarat karena memperoleh skor ≥76%. Penyimpanan Bahan Makanan, Pengolahan Makanan, Penyimpanan Makanan, Penjamah Makanan, Peralatan Pengolah Makanan, Tempat Pengolahan Makanan, dan Fasilitas Sanitasi tidak memenuhi syarat karena memperoleh skor Hygiene sanitasi pembuatan tahu di home industri tahu Desa Rempoah Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas tidak memenuhi syarat. Permasalahan hygiene sanitasi dapat diatasi dengan Menyediakan pakaian kerja, Menyediakan wadah bahan makanan yang tertutup sehingga tidak terjadi potensi pencemaran terhadap kedelai, Lantai pada tempat pengolahan tahu, sebaiknya selalu dibersihkan dan dibuat kedap air, Disediakan tempat sampah yang tertutup dan kedap air, Sebaiknya pencucian menggunakan air yang mengalir dan memenuhi persyaratan air bersih, Alat yang digunakan untuk pengangkutan makanan (tahu) sebaiknya menggunakan bahan dari alumunium, Mengikutsertakan penjamah dalam pelatihan hygiene sanitasi makanan, Kandang hewan ternak sebaiknya di tempatkan jauh dari tempat pengolahan makanan, menyediakan wastafel pada tempat yang tidak jauh dari tempat pengolahan tahu, Kondisi fisik bangunan sebaiknya diperbaiki untuk menghindari potensi pencemaran.

Daftar bacaan   : 28 (1995 – 2018)
Kata Kunci        : Hygiene sanitasi, Tahu, Kesehatan Lingkungan
Klasifikasi         :  -
Fulltext




Tidak ada komentar:

Posting Komentar