Minggu, 06 November 2016

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Program Studi Dioloma III Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2016 

Abstrak
Putri Sekarini (putrisekar48@gmail.com)
STUDI KUALITAS RADIOAKTIF AIR SUMUR BOR DALAM DI KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2016
XIV+ 87 halaman : gambar, tabel, lampiran

Sumur bor dalam berpotensi mengandung zat radioaktif. Selama inipemeriksaan kualitas air bersih yang telah dilakukan meliputi kualitas fisik,kualitas kimia dan kualitas mikrobiologi, sedangkan kualitas radioaktif masihjarang dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas radioaktif air sumur bor dalam pada 3 desa di Kabupaten Banyumas tahun 2016, yaitu Desa Cikakak, Desa Langgongsari dan Desa Pengadegan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif, dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Data diolah secara deskriptif dengan analisis tabel untuk menggambarkan kondisi kualitas radioaktif air sumur bor dalam. Hasil pemeriksaan menunjukkan kualitas radioaktif ketiga sumur bor dalam adalah α = 0 Bq/l (<2 0="" bq="" br="" cpm="" dan="" geiger="" l="">muller standar tidak dapat mendeteksi zat radioaktif dalam jumlah kecil sehingga dilakukan penelitian lanjutan dengan Pencacah Geiger Muller. Apabila dibandingkan dengan Permenkes RI no. 416/Menkes/per/XI/1990 tentang Syarat – Syarat Pengawasan Kualitas Air Bersih , zat radioaktif masih di bawah standar kualitas air bersih dan memenuhi syarat kesehatan. Sehingga air sumur bor aman dan tidak membahayakan apabila digunakan Daftar Bacaan : 24 (1983 – 2014) Kata Kunci     : Kualitas Radioaktif, Sumur Bor Dalam Klasifikasi       : - Full Text

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar