Minggu, 30 Januari 2022

SANITASI OBJEK WISATA RELIGI MAKAM SUNAN MURIA KUDUS TAHUN 2021

 Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang
Jurusan Keseahatan Lingkungan Purwokerto
Program Studi Sanitasi Program Diploma Tiga
Karya Tulis Ilmiah, Juni 2021


Abstrak


Noor Amalia Zulfa ( amaliazulfa86295@gmail.com )
SANITASI OBJEK WISATA RELIGI MAKAM SUNAN MURIA KUDUS TAHUN 2021
XVI + 88 halaman : tabel, gambar, lampiran


Objek Wisata merupakan sarana umum yang dikelola secara komersial dan memiliki
risiko kesehatan harus senantiasa mendapatkan pengawasan sanitasi karena jika tidak dapat
mejadi penularan penyakit, serta menurunnya kualitas kesehatan lingkungan. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui sanitasi dasar, sanitasi bagian luar, sanitasi bagian
dalam, sanitasi bagian fasilitas pelayanan dan sanitasi bagian fasilitas pendukung di objek
wisata. Jenis penelitian adalah observasi yang bertujuan untuk memperoleh hasil dan
pengukuran keadaan sanitasi di objek wisata, cara pengumpulan data yang dilakukan adalah
wawanvara dengan pengelola dan pengunjung, observasi langsung pada obyek yang diteliti
serta dilakukan pengukuran, meliputi sanitasi dasar, sanitasi bagian luar, sanitasi bagian
dalam, sanitasi bagian pelayanan, sanitasi bagian fasilitas pendukung, pengukuran
pencahayaan, suhu dan kelembaban di objek wisata religi makam sunan muria Kudus,
kemudian di analisis dana dibanding dengan peraturan yang ada. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa keadaan sanitasi Objek Wisata Religi Makam Sunan Muria Kudus Tahun
2021 didapatkan hasil 86,54 % dengan rincian adalah sanitasi dasar sebesar 92,5 %, sanitasi
bagian luar sebesar 95,2 %, sanitasi bagian dalam sebesar 80 %, sanitasi bagian fasilitas
pelayanan sebesar 80 %, sanitasi bagian fasilitas pendukung sebesar 85 %. Berdasarkan
uraian penelitian menunjukkan bahwa keadaan sanitasi Objekw Wisata Religi Makam Sunan
Muria Kudus termasuk dalam kategori memenuhi persyaratan tetapi masih ada beberapa
variabel yang belum memenuhi syarat yaitu kondisi langit-langit kerangka yang belum kuat,
tempat sampah yang masih terbuka, kamar mandi antara pria dan wanita belum terpisah, dan
tidak mepunyai kotak PPPK. Adapun saran dari penulis yaitu untuk memperbaiki langit-langit
yang belum sesuai, untuk memberikan penutup tempat sampah agar tidak menimbulkan bau
dan tidak menjadi tempat perindukkan lalat, untuk selalu menjaga kebersihan demi
kenyamanan di objek wisata.


Daftar Bacaan :
Kata kunci : Sanitasi, Objek Wisata Religi
Klasifikasi :

fulltext

Tidak ada komentar:

Posting Komentar